E-library
E-library adalah suatu
kumpulan/koleksi artikel-artikel dan laporan yang tersedia untuk bacaan on line
atau download. e-library mengarah pada inisiatif pembelajaran integratif.
E-library juga merupakan sumber yang sempurna untuk mengirimkan teks lengkap
dan referensi penting mutimedia, serta mudah untuk digunakan dalam penelitian.
Siswa dapat menemukan jawaban yang mereka butuhkan lebih dari 2000 majalah,
surat kabar, buku-buku dan transkrip teks lengkap- termasuk ribuan peta,gambar,
website penddik dari pusat pekerjaan rumah dan file audio/video.
Menurut Anonim (2009)” Konsep e-library adalah sebuah perpustakaan digital yang ada dalam website chickaholic dengan menyediakan link buku elektronik (e-book) yang dapat didownload pengunjung dengan gratis, buku yang telah didownload tersebut dapat / bebas disebarluaskan kembali dengan tidak mengubah materi yang ada dan menghilangkan sumber penulisnya. Perpustakaan elektronik atau juga dikenal dengan perpustakaan maya atau electronic library adalah sebuah system informasi yang terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pengelolaan, pelayanan serta penyediaan (akses) informasinya dilakukan dengan menggunakan perangkat elektronis yang berupa computer. Dalam perpustakaan elektronik, bahan-bahan pustaka tidak hadir dalam bentuk fisik (disebut maya) yang umumnya ada dalam perpustakaan konvensional. Perpustakaan elektronik merupakan provider atau penyedia informasi, transaksi atau layanan informasinya bersifat elektronik, serta menyediakan bahan-bahan pustaka (item) selain dalam bentuk data elektronik juga dalam bentuk yang lain seperti yang umumnya ada dalam perpustakaan konvensional.
E-Library merupakan hal baru
yang dapat mendukung kegiatan komunitas sekolah dalam mengakses informasi untuk
kepentingan meningkatkan mutu pendidikan. Perpustakaan sekolah dalam hal ini
menyediakan informasi dan ide yang merupakan dasar keberhasilan fungsional
dalam masyarakat masa kini yangf berbasis pengetahuan dan informasi. Perpustakaan
sekolah membekali murid berupa ketrampilan pembelajaran sepanjang hayat serta
imajinasi, merupakan mereka hidup sebagai warga Negara yang bertanggung jawab.Menurut Anonim (2009)” Konsep e-library adalah sebuah perpustakaan digital yang ada dalam website chickaholic dengan menyediakan link buku elektronik (e-book) yang dapat didownload pengunjung dengan gratis, buku yang telah didownload tersebut dapat / bebas disebarluaskan kembali dengan tidak mengubah materi yang ada dan menghilangkan sumber penulisnya. Perpustakaan elektronik atau juga dikenal dengan perpustakaan maya atau electronic library adalah sebuah system informasi yang terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), pengelolaan, pelayanan serta penyediaan (akses) informasinya dilakukan dengan menggunakan perangkat elektronis yang berupa computer. Dalam perpustakaan elektronik, bahan-bahan pustaka tidak hadir dalam bentuk fisik (disebut maya) yang umumnya ada dalam perpustakaan konvensional. Perpustakaan elektronik merupakan provider atau penyedia informasi, transaksi atau layanan informasinya bersifat elektronik, serta menyediakan bahan-bahan pustaka (item) selain dalam bentuk data elektronik juga dalam bentuk yang lain seperti yang umumnya ada dalam perpustakaan konvensional.
Dari hal tersebut (definisi perpustakaan) meliputi 5 unsur, antara lain :
1. Wadah/tempat
2. Bahan pustaka
3. Disusun menurut sistem tertentu
4. Memasyarakatkan membaca
5. Guna meningkatkan mutu pendidikan
1. Tujuan daripada perpustakaan sekolah melalui E –
Library adalah
Sebagai salah satu
faktor terpenting sekolah berupaya untuk selalu meningkatka pelayanan bagi
komunitas sekolah agar dapatmemebrikan akses yang mendukung bagi peningkatan
kualitas. E-Library merupakan hal baru yang dapat mendukung kegiatan PBM.
E-Library dapat mengfungsikan penggunaan perpustakaan sekolah dengan baik:. E-Library
juga dapat meningkatkan kemajuan di bidang teknologi dan informasi. Memberikan
informasi yang cepat, akurat dan tepat.
Komponen E – Library terdiri atas :1. Perangkat computer
2. Koneksi dengan internet
3. Ensiklopedi elektro
4. E-Books
5. File Audio/Video
6. Katalog buku
7. Koleksi CD pembelajaran interaktif
Peranan E – Library dapat dimanfaatkan bagi komunitas sekolah antara lain :
1. Bagi Guru
– Mendapatkan referensi tambah untuk kepentingan mengajar dan penelitian
– Mendapatkan sajian lebih menarik dan menantang untuk kepentingan
– Meningkatkan kemajuan di bidang teknologi dan informasi
2. Bagi Siswa
– Mendapatkan referensi yang lengkap untuk kepentingan mengerjakan tugas
– Mendapatkan informasi yang lengkap untuk kemajemukan informasi di bidang pendidikan maupun bidang lain
– Meningkatkan kemajemukan di bidang teknologi informasi
3. Bagi Perpustakaan
– Mampu memberikan layanan lebih bervareasi bagi komunitas sekolah
- sekolah dalam menyediakan Mampu membantu komunitas
informasi yang diperlukan
• Dapat menyimpan data perpustakaan secara elektronik di
• Computer (data buku, katalog, statistic, dll)
• Mempermudah dalam pencarian data perpustakaan
• bidang teknologi informasi Mempermudah kemampuan di
4. Bagi Sekolah
• Meningkatkan kualitas / mutu komunitas sekolah
• berkualitas, sekolah akan Dengan memiliki komunitas yang
menjadi sekolah yang unggul dan dapat menghasilkan lulusan yang unggul yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara.
macam E-Library :
- Perpustakaan digital dikembangkan atau didirikan sejak awal dengan web. Perpustakaan umum, sekolah dan perguruan tinggi juga dapat dikembangkan dengan digital download website, seperti E-Books, audiobooks, musik dan video.
- Perpustakaan digital dikembangkan atau didirikan dari perpustakaan tradisional. Bahkan ada perpustakaan yang lebih tua daripada umur web artinya perpustakaan tradisional sudah ada lebih dulu jauh semenjak web diciptakan. Contohnya : Project Perseus, Project Gutenberg, and ibiblio.
Dilihat dari
bentuk perkembangan perpustakaannya, ada 2 macam E-Library :
- Berbentuk hybrid library atau perpustakaan campuran, yaitu perpustakaan dulunya berbentuk tradisional lalu berkembang dan bersamaan menggunakan web, menggunakan koleksi fisik (buku) dan koleksi digital (E-Book).
- Berbentuk full digital library, yaitu perpustakaan hanya mempunyai koleksi digital bahkan mungkin saja kalau perpustakaannya tidak memiliki kantor dengan kata lain dijalankan hanya dalam web. Beberapa perpustakaan digital penting juga bertindak sebagai penyimpanan arsip bersejarah. Contoh : ePrint arXiv, dan Internet Arsip.
Beberapa
keunggulan perpustakaan digital diantaranya adalah sebagai berikut:
- long distance service,
- akses yang mudah,
- murah (cost efective),
- pemeliharaan koleksi secara digital,
- jawaban yang tuntas,
- jaringan global.
Keuntungan
perpustakaan digital lainnya yang terpenting :
- Tidak ada batas phisik. Pemakai dari suatu perpustakaan digital tidak perlu untuk pergi ke perpustakaan secara phisik. Orang dari seluruh penjuru dunia dapat memperoleh akses kepada informasi yang sama, sepanjang suatu Internet koneksi tersedia.
- Ketersediaan sepanjang waktu. Suatu keuntungan yang utama dari perpustakaan digital adalah orang itu dapat memperoleh akses kepada informasi pada setiap waktu, siang atau malam.
- Berbagai akses. Sumber daya yang sama dapat digunakan secara serempak oleh sejumlah pelindung dan institusi. Ini tidak mungkin kasus untuk material copyrighted: suatu perpustakaan mungkin punya suatu lisensi untuk “meminjamkan” hanya satu copy suatu waktu; ini dicapai dengan suatu sistem manajemen hak digital (digital rights management) di mana jika suatu sumber daya dapat tidak dapat diakses setelah waktu periode peminjaman habis atau setelah pemberi pinjaman memilih untuk tidak dapat diakses lagi ( setara dengan mengembalikan sumber daya).
- Pengembalian informasi. Pemakai bisa menggunakan apapun istilah pencarian ( kata, frasa, judul, nama, subjek) untuk mencari keseluruhan koleksi. Perpustakaan digital dapat menyediakan alat penghubung yang sangat mudah dioperasikan, memberi akses bisa klik ke sumber daya nya.
- Konservasi dan Pemeliharaan. Digitalisasi bukanlah suatu solusi pemeliharaan jangka panjang untuk koleksi phisik, tetapi berhasil dalam menyediakan akses untuk menyalin material yang akan tidak digunakan dari penggunaan ulang. Koleksi Digital dan born-digital object memiliki banyak konservasi dan pemeliharaan yang tidak dimiliki material analog.
- Ruang. Perpustakaan tradisional terbatas oleh ruang penyimpanan, perpustakaan digital mempunyai potensi untuk menyimpan jauh lebih banyak informasi, sebab informasi digital memerlukan ruang phisik yang sangat kecil untuk mengisikannya dan teknologi penyimpanan media lebih bisa mampu dari yang pernah ada sebelumnya.
- Nilai tambah. Karakteristik objek tertentu, terutama kualitas gambar, mungkin ditingkatkan. Digitalisasi memiliki sifat mudah dibaca dan mengurangi kerusakan yang terlihat dalam kertas seperti luntur dan noda.
Manfaat
perpustakaan diantaranya adalah :
- media penyebaran pengetahuan
- untuk penyimpanan (repository)
- untuk perawatan/preservasi
- media promosi/etalase hasil karya civitas akademika,
- mencegah duplikasi dan plagiat
Dengan
kemampuan teknologi informasi yang semakin berkembang, berkembang pulalah
bentuk perpustakaan digital tersebut dalam berbagai media diantaranya:
Kesimpulan
- Inti dari semua kegiatan perpustakaan adalah pendayagunaan koleksinya. Tanpa adanya pemanfaatan koleksi bahan pustaka secara maksimal, keberadaan sebuah perpustakaan menjadi kurang berarti. Pendayagunaan koleksi perpustakaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan bantuan teknologi informasi yang akhir akhir ini berkembang sangat pesat.
- Penerapan teknologi informasi di perpustakaan dapat difungsikan dalam berbagai bentuk
- Pada dasarnya, perpustakaan digital itu sama saja dengan perpustakaan biasa, hanya saja memakai prosedur kerja berbasis komputer dan sumber informasinya digital. Koleksi perpustakaan digital tidak terbatas pada dokumen elektronik pengganti bentuk cetak saja tetapi juga artefak digital yang tidak bisa digantikan dalam bentuk tercetak.
- Komponen atas sistem perpustakaan digital memiliki rincian tugas dan dapat dikembangkan lagi untuk memajukan perpustakaan digital baik yang sudah ada ataupun belum ada.
Saran
- Untuk mendukung terlaksananya rencana perpustakaan digital tersebut, beberapa usaha yang diperlukan dapat berupa:
a)
Mengembangkan rencana strategis perpustakaan. Rencana strategis adalah proses
yang berulang yang meliputi evaluasi, pembaharuan, dan verifikasi terhadap
rencana strategis yang dibuat. Biasanya dilakukan 5 tahun sekali. Rencana
strategis itu harus dikomunikasikan dengan seluruh staf perpustakaan dan
menjamin akan adanya dukungan penuh dalam implementasinya.
b)
Menyiapkan dan menyusun draf rencana tahunan, yang biasanya dikenal dengan
perencanaan operasional. Pengelola perpustakaan kemudian mengkomunikasikannya,
memnta persetujuan kepala sekolah dan meminta restu dari komite sekolah.
Penyusunan rencana operasional tahunan harus melibatkan seluruh staf
perpustakaan.
c)
Menetapkan kebijakan perpustakaan (library policy decition) dan standar
pelaksanaan tugas-tugas perpustakaan dalam bentuk Standard Operating Procedure
(SOP).
d)
Membuka kotak saran yang memungkinkan seluruh pengguna perpustakaan dapat
memberikan masukan, komentar, saran, usulan, dan kritikan terhadap
penyempurnaan program kerja perpustakaan.
- Dalam mempelajari teknologi informasi diperlukan sarana prasarana yang tepat karena teknologi tentang computer banyak perubahan seiring dengan perkembangan teknologi.
- Hendaknya memasyarakatkan penggunaan E-Library, lebih baik lagi mengembangkannya di Indonesia.